Your browser does not support our blog javascript

movx



visit the world famous network ...

nude celebrities



 
Home - Take this blog! - Get your Author's Pass Here - Submit Comments Below

Downloader AT89C52

Posted by ~Ray @ 2007-12-09 14:44:50


Makalah Downloader AT89C52PERANCANGAN SISTEM OTOMATIK Disusun Oleh :Adika Rama 0315031027Aditya B Rianto 0315031001Hermansyah 0315031057Lioty Utami 0315031018Sudarmawan Purba 0315031086JURUSAN TEKNIK ELEKTROFAKULTAS TEKNIKUNIVERSITAS LAMPUNGBANDAR LAMPUNG2007I. PendahuluanMikrokontroler adalah prosesor mikro yang terdiri dari CPU di tambah dengan RAM. ROM. I/O ports dan timer yang jumlahnya tetap dan dikemas dalam satu divide. Mikrokontroler merupakan salah satu bagian dasar dari suatu sistem komputer. Meskipun mempunyai bentuk yang jauh lebih kecil dari komputer pribadi dan komputer mainframe mikrokontroler dibangun dari elemen-elemen dasar yang sama. Secara sederhana komputer akan menghasilkan create spesifik berdasarkan enter yang diterima dan program yang dikerjakan [Mazidi 2000. Agfianto 2002]. Terdapat perbedaan yang signifikan antara mikrokontroler dan mikroprosessor. Perbedaan utama dapat dilihat dari dua faktor utama yaitu arsitektur perangkat keras (hardware architecture) dan aplikasi masing-masing. Ditinjau dari segi arsitekturnya mikroprosesor hanya merupakan hit chip CPU sedangkan mikrokontroler dalam chip-nya selain CPU juga terdapat komponen lain yang memungkinkan mikrokontroler berfungsi sebagai suatu single chip computer. Dalam sebuah IC mikrokontroler telah terdapat ROM. RAM. EPROM serial interface dan paralel interface timer break controller konverter Analog ke Digital dan lainnya (bergantung fitur yang melengkapi mikrokontroler tersebut). Sedangkan dari segi aplikasinya mikroprosessor hanya berfungsi sebagai Central Processing Unit yang menjadi otak komputer sedangkan mikrokontroler dalam bentuknya yang mungil. Pada umumnya ditujukan untuk melakukan tugas-tugas yang berorientasi pengaturan pada rangkaian yang membutuhkan jumlah komponen minimum dan biaya rendah (low be) [Mazidi 2000. Agfianto 2002]. II. Tinjauan PustakaMikrokontroler AT89C51 merupakan salah satu jenis mikrokontroler CMOS 8 bit yang memiliki performa yang tinggi dengan disipasi daya yang rendah cocok dengan produk MCS-51. Kemudian memiliki sistem pemograman kembali radiate Memori 4 Kbyte dengan daya tahan 1000 kali write/kill. Disampig itu terdapat RAM Internal dengan kapasitas128 x 8 bit. Dan frekuensi pengoperasian hingga 24 MHz. Mikrokontroler ini juga memiliki 32 turn I/O yang terbagi menjadi 4 buah port dengan 8 jalur I/O kemudian terdapat pula Sebuah port serial dengan kontrol serial beat convert dua timer/counter 16 bit dan sebuah osilator internal dan rangkaian pewaktu a. Organisasi Memori MCS-51 (draw Blok dan Konfigurasi)Mikrokontroler AT89C51 merupakan mikrokomputer CMOS 8 bit dengan 4 KBytes Flash Programmable. Mikrokontroler AT89C51 memiliki kapasitas 4 KBytes of Reprogrammable radiate Memory kecepatan sebesar (maksimum) 24 Mhz (Fully Static Operation: 0 Hz to 24 MHz) konsumsi daya yang rendah daya tahan 1000 kali tulis/hapus jangkauan 3 V sampai 6 V Operating Range. Two-Level schedule Memory Lock. 128 x 8-Bit Internal RAM Two 16-Bit Timer/Counters. Six break Sources. Berikut ini adalah gambar dari organisasi dan strukur dari MCS 51 Semua perangkat MCS-51 memiliki ruang alamat tersendiri untuk Program Memori dan data memori. Pemisahan schedule dan data memori ini memungkinkan pengaksesan data memori dengan pengalamatan 8 bit sehingga dapat langsung disimpan dan dimanipulasi oleh mikrokontroler dengan kapasitas akses 8 bit. Namun demikian untuk pengaksesan data memori dengan alamat 16 bit harus dilakukan dengan menggunakan enter DPTR (Data Pointer) Program Memori hanya dapat dibaca saja (diletakkan pada ROM/ EPROM). Untuk membaca schedule Memori eksternal mikrokontroler akan mengirim sinyal PSEN (Program Store Enable). Sebagai data memori eksternal dapat digunakan RAM eksternal (maksimum 64 Kbyte). Dalam pengaksesannya mikrokontroler akan mengirimkan sinyal RD (Read melakukan operasi pembacaan data) dan WR (Write melakukan operasi penulisan data). Bila diperlukan. Program Memori dan Eksternal Data dapat dikombinasikan dengan menyatukan sinyal RD dan PSEN ke dalam input gerbang AND dan menggunakan output dari gerbang tersebut sebagai sinyal read (baca) untuk Program Memori/ Eksternal Data [Agfianto 2002]. Gambar 1. Arsitektur sistem mikrokontroler AT89C51Central Processing Unit (CPU) memulai eksekusi program dari lokasi alamat 0000H. Setiap interupsi diberi lokasi tersendiri pada Program Memori (ketentuan tersebut dikenal sebagai vektor interupsi). Interupsi yang dilakukan menyebabkan CPU melompat ke alamat interupsi yang berisi sebuah rutin khusus dan kemudian mengeksekusinya. Jika program interupsi cukup pendek maka program tersebut dapat dimulai pada alamat vektor interupsi yang ditentukan. Kapasitas 4K (atau 8K atau 16K) dari Program Memori dapat difungsikan sebagai on-chip ROM (internal) atau sebagai ROM eksternal. Pemilihan ROM internal atau eksternal pada saat pembacaan oleh mikrokontroler dilakukan dengan mengkondisikan pin EA (External find) pada kondisi high/ low (EA = high untuk ROM internal; EA = low untuk ROM eksternal). Pada mikroPengaturanler dengan kapasitas ROM 4K jika sinyal EA = Vcc maka program dari alamat 0000H sampai 0FFFH akan diambil sebagai ROM internal. Sedangkan program dengan alamat 1000H sampai FFFFH akan dianggap sebagai schedule pada ROM eksternal. Mikrokontroler AT89C51memiliki banyak register yang meliputi akumulator register R enter B. DPTR (Data Pointer). PC (Program answer) dan SP (lade Pointer). Akumulator sebagaimana namanya digunakan sebagai enter umum untuk mengakumulasikan hasil dari instruksi-instruksi. Akumulator dapat menampung 8 bit (1 byte) data dan merupakan enter yang paling sering dipakai. Hampir lebih dari separuh dari instruksi mikrokontroler AT89C51 menggunakan akumulator. Sebagai contoh jika ada operasi penjumlahan 10 dengan 20 yang menghasilkan 30 akan disimpan dalam akumulator. KonfigurasiMikrokontroler ini memiliki 40 konfigurasi pin seperti digambarkan pada gambar 2. Gambar 2. Blok Diagram Micro Controller 89C51Fungsi dari tiap – tiap dapat dikelompokkan menjadi sumber tegangan kristal kontrol dan inputoutput. Disamping itu mikrokontroler ini dapat ditambahkan sebuah minimum memori eksternal atau komponen ekternal lain. Dari kedelapan line dapat digunakan sebagai suatu unit yang berhubungan ke perangkat paralel seperti printer pengubah digital ke analog dan sebagainya atau tiap line dapat mengoperasikan sendiri ke perangkat hit bit seperti saklar. LED transistor selenoid go dan speaker. Sedangkan fungsi pin dari mikrokontroler seperti berikut ini. A. Pin 1 sampai 8Ini adalah turn 1 yang merupakan saluran/bus I/O 8 bit dua arah. Dengan internal pull-up yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Pada port ini juga digunakan sebagai saluran alamat pada saat pemograman dan verifikasi. B. Pin 9Merupakan masukan reset (aktif tinggi) pulsa transisi dari rendah ke tinggi akan me-reset mikrokontroler ini. C. Pin 10 sampai 17Ini adalah turn 3 merupakan saluran/bus I/O 8 bit dua arah dengan internal pull-ups yang memiliki fungsi pengganti. Bila fungsi pengganti tidak dipakai maka – ini dapat digunakan sebagai port paralel 8 bit serbaguna. Selain itu sebagian dari port 3 dapat berfungsi sebagai sinyal kontrol pada saat proses pemograman dan verifikasi. Adapun fungsi penggantinya seperti pada tabel 1. D. Pin 18 dan 19Ini merupakan masukan ke penguat osilator berpenguat tinggi. Pada mikrokontroler ini memiliki seluruh rangkaian osilator yang diperlukan pada serpih yang sama (on.[ADVERTHERE]Related article:
http://hermansyah21.blogspot.com/2007/10/downloader-at89c52.html


0 Comments:


No comments have been posted yet!

From:   Website:
Subject:   Code:
Message:


   

 


 

 

 





adult sex toys - free porn sites

extreme sex - brutal blowjobs - granny sex
old young sex - gang bang - brutal gay movies




blogs home